Sunday, December 09, 2007

Bridge (Data Link Layer)


Bridge mengatur (melalui filtering atau forwarding) frame data per segmen, sehingga jika w/s 1 akan mengirim data ke w/s 2, frame tidak akan diteruskan (forward) ke segmen 2. Hal ini mengakibatkan beban jalur setiap segmen menjadi optimal, dan overhead traffic pada setiap segmen dapat dikurangi.

jenis-jenis bridge :

Transparent Bridge
Melakukan bridging antara 2 atau lebih segmen LAN. Jenis bridge ini juga dapat melakukan bridging pada jenis media physical layer yang berbeda (UTP, coax, fiber dll). Pengaturan bridge jenis ini dapat dilihat pada dokumen standar IEEE 802.1D.


Translating Bridge
Adalah jenis bridge yang mampu untuk melakukan bridging antar protocol pada data link layer (contoh Ethernet dengan Token Ring). Dengan demikian terjadi proses konversi jenis frame data dan transmission rate masing-masing protocol. Proses ini dilakukan pada preamble dan FCS (frame check sequence).


Kabel Pigtail

Kabel Pigtail, merupakan kabel dengan inti (tembaga, fiber) yang digunakan sebagai alat transmisi/menyambung suatu perangkat ke perangkat ( fiber atau radio internet ) lain. Jarak dari ujung satu ke ujung yang lain biasanya pendek. Mempunyai inti tunggal (Single core). Harganya antara 75 rb sampai 150rb*.

* : tergantung toko dan kualitasnya .bisa berubah karena permintaan dan waktu.

Antena Grid 2,4 GHz


Antena Grid 2,4 GHz 24 dBi ini sering digunakan sebagai antena WLAN. Dapat digunakan pada IEEE 802.11g maupun 802.11b. Kalau ingin pasang antena nih harus pakai frekuensi yang di ijinkan kalau tidak mau di garuk sama Balmon. Dan harus pintar-pintar pointing supaya dapat strength sinyal yang bagus dan troughput yang besar.
Ada banyak pilihan untuk menggunakan antena ini. Buatan Taiwan, USA dan Korsel juga ada, tergantung selera dan kebutuhan saja. Untuk keterangan lebih lanjut tentang specnya bisa klik disini.

Antena 5 GHz


Antena parabola 5 GHz yang pernah saya pasang di Jakarta. Buat back up Link ke tempat saya bekerja. Wah, gara-gara hujan yang mengguyur Jakarta akhir-akhir ini membuat antena backup yang dulu njeblug kena petir, repot banget nih tapi harus dipasang buat bisa nyaman tidurnya dan nyaman buat ngenet. Jari-jarinya sekitar satu meteran. Kalau mau dapat bandwidth di Jakarta mau tidak mau harus pakai yang besar sekalian. Walaupun begitu troughputnya aja masih belum maksimal, tapi cukup buat back up lah.

Wednesday, December 05, 2007

Repeater

Repeater adalah suatu perangkat dengan program yang digunakan untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik suatu segmen jaringan (komputer).Dapat juga digunakan untuk menggabungkan beberapa segmen suatu jaringan yang besar (misalnya Ethernet to Ethernet). Namun dalam membangun jaringan fisik yang besar, perlu diperhatikan bahwa aturan panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini. Repeater tidak dapat menghubungkan misalnya antara protokol data link layer yang berbeda (misalnya Ethernet dengan Token Ring). Hal ini karena repeater mempunyai bit korespondensi dengan data link atau network layer.
Contoh repeater adalah Hub. Oleh karena itu Hub kadang juga disebut sebagai multiport/modular repeater. Cara kerja repeater menyebarkan traffic data ke seluruh jaringan, tanpa memandang apakah traffic data tsb diperlukan atau tidak di seluruh jaringan. Jika jumlah station semakin banyak, dan traffic data sangat tinggi. Maka akan berakibat kinerja menurun (akses lambat).
Untuk merancang sebuah network, seorang network administrator harus tahu tentang topologi fisik, logic, manajemen traffic jaringan, jenis dan karakteristik protocol pada masing-masing physical sampai dengan application layer sangat diperlukan.